SMARTNEWSCELEBES, PAREPARE – SMK Negeri 1 Parepare atau yang dikenal sebagai SMEA Lumpue menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang terlaksana atas partisipasi para siswa dan guru SMK Negeri 1 Parepare tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa.

Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kota Parepare, H. Hasyim Usman, S.Hut, dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pontren), Ketua Komite SMK Negeri 1 Parepare, jajaran SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Parepare, para kepala sekolah SMK se-Kota Parepare, alumni SMK Negeri 1 Parepare, mahasiswa KKN dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan IAIN Parepare, serta para orang tua siswa.

Kepala SMK Negeri 1 Parepare, Mushirudin, S.Pd., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa, guru, serta staf yang telah berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi salah satu sarana bagi warga sekolah untuk mengenal dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh orang tua siswa, para guru dan staf yang telah menyukseskan acara ini. Maulid yang dilaksanakan ini merupakan salah satu wujud untuk mengenal dan mencintai Rasulullah SAW,” ujarnya.

Sementara itu, H. Hasyim Usman menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW dan agama Islam.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam keteladanan Rasulullah sangat penting ditanamkan kepada siswa, khususnya dalam membentuk karakter dan memperbaiki akhlak di lingkungan sekolah.

“Maulid Nabi ini merupakan salah satu wujud cinta kepada Rasulullah dan agama, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperbaiki akhlak para siswa di sekolah umum,” katanya.

Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian disampaikan oleh Ustaz Sopyan Darwis, S.Sos.

Dalam tausiyahnya, Sopyan mengatakan bahwa peringatan Maulid juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara alumni, orang tua siswa, guru, dan seluruh keluarga besar SMK Negeri 1 Parepare.

Ia mengajak para siswa untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berinteraksi dengan guru, orang tua, maupun sesama teman.

Sopyan mencontohkan salah satu akhlak mulia Rasulullah SAW yang tetap menunjukkan kasih sayang kepada orang lain meskipun mendapat perlakuan yang tidak baik.

Menurutnya, sikap Rasulullah yang tetap menjenguk orang yang sedang sakit dan membawakan makanan menjadi pelajaran penting tentang bagaimana membalas keburukan dengan kebaikan.

“Setelah mendengarkan hikmah Maulid ini, para siswa harus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah, siswa harus menghargai dan menghormati ibu dan bapak guru serta menjadi murid yang patuh kepada guru dan orang tua,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar mengenal lebih dekat sejarah kehidupan Rasulullah Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada beliau.

Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu mengenal tokoh-tokoh yang populer di media, tetapi juga harus memahami perjalanan hidup dan keteladanan Rasulullah SAW.

“Kalau kita mencintai Rasulullah, maka kita harus mengenal sejarah hidup Rasulullah. Bukan hanya mengenal artis, pemain sepak bola, atau pemain drama Korea, tetapi sejarah hidup Rasulullah juga harus kita kenal,” tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK Negeri 1 Parepare tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi mampu menjadi pengingat bagi seluruh siswa untuk menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here