Kiai Hannani Serukan Taubat dan Istighfar Saat Salat Istisqa di Parepare

SMARTNEWSCELEBES, PAREPARE – Ratusan masyarakat Kota Parepare bersama jajaran pemerintah daerah, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Jumat, 4 September 2026.

Salat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.

Bertindak sebagai khatib, Prof. Dr. Kiai Hannani, M.Ag., yang merupakan Rais Syuriah PC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Parepare sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Parepare.

Dalam khotbahnya, Prof. Dr. Kiai Hannani mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, bertaubat kepada Allah SWT, serta meningkatkan amal kebajikan.

Pesan tersebut dikuatkan dengan pembacaan Surah Nuh ayat 10–12, yang menggambarkan seruan Nabi Nuh AS kepada kaumnya agar memohon ampun kepada Allah SWT.

Ayat tersebut mengandung pesan bahwa istighfar bukan hanya bentuk pengakuan atas kesalahan manusia, tetapi juga menjadi jalan untuk memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.

Dalam konteks kondisi kekeringan yang terjadi, pesan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak hanya mengandalkan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga memperkuat ikhtiar batin melalui doa, istighfar dan taubat.

“Perbanyak istighfar, kembali kepada Allah SWT dan perbaiki hubungan kita dengan sesama. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan rahmat-Nya dan menurunkan hujan yang membawa manfaat,” demikian pesan yang disampaikan dalam khotbah.

Salat Istisqa tersebut turut dihadiri Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H., Wakil Wali Kota Parepare H. Hermanto, jajaran Forkopimda dan Forkopimda Plus, para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat Kota Parepare.

Pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Agama Kota Parepare, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), bersama Pemerintah Kota Parepare.

Sebelumnya, masyarakat telah diajak untuk memperbanyak istighfar, zikir, doa, sedekah dan amal kebajikan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan. Ajakan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Salat Istisqa yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Suasana kebersamaan tidak berhenti setelah pelaksanaan salat. Para ulama, pemerintah, tokoh masyarakat dan sejumlah peserta kemudian melanjutkan silaturahmi melalui ngopi bareng di Warkop Azzahrah.

Momen tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Silaturahmi menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara ulama, pemerintah dan masyarakat, sekaligus membicarakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Parepare.

Bagi masyarakat Parepare, Salat Istisqa menjadi momentum spiritual untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT. Lebih dari sekadar ikhtiar meminta hujan, kegiatan tersebut menjadi ajakan untuk memperkuat ketakwaan, memperbanyak istighfar, mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian sosial.

Dengan doa dan ikhtiar bersama, masyarakat berharap hujan segera turun di Kota Parepare dan wilayah sekitarnya, membawa kesejukan, keberkahan serta manfaat bagi kehidupan masyarakat. (*smartnews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here