SMARTNEWSCELEBES.COM, PINRANG – Pemerintah Kabupaten Pinrang memiliki aset berupa lahan sawah yang berlokasi di Desa Sikkuala, Kecamatan Cempa. Sawah tersebut seluas kurang lebih 43,15 hektar dan digarap oleh warga setempat sekitar 32 orang.

Terkait hal tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Pinrang meninjau langsung lokasi dan berdialog dengan beberapa petani penggarap, Rabu, 5 Juni 2024.

Dalam dialog tersebut terungkap bahwa hasil panen dari petani penggarap ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan karena tidak adanya pupuk subsidi yang mereka dapatkan dan mereka hanya menggunakan pupuk non subsidi, sehingga terpaksa mereka mengurangi penggunaan pupuk karena harga pupuk non subsidi cukup mahal. Itulah sebabnya hasil panen mereka menurun dan kontribusi terhadap pendapatan Pemerintah Daerah juga menurun.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Pinrang, Andi Pallawagau Kerrang mengharapkan kepada instansi terkait yakni Dinas Pertanian supaya mencarikan solusi kelangkaan pupuk subsidi kepada petani penggarap aset Pemda tersebut. Karena abapila penghasilan mereka menurun tentunya berdampak juga kepada PAD Kabupaten Pinrang, sehingga hal ini perlu perhatian serius.

Andi Pallawagau Kerrang (A. Palla) juga megharap kepada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cempa untuk terus membimbing petani penggarap agar bisa menghasilkan panen yang maksimal. A. Palla juga mengharapkan kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan untuk terus mengawasi para petani penggarap aset Pemda ini khususnya masalah keselamatan mereka.

Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Pinrang dikoordinir langsung Ketua Komisi II, Andi Pallawagau Kerrang, SE didampingi, Anggota Komisi II lainnya yakni, Hartono, Hj.Salma, Supriadi, Hj.A.Pajjai Mekka, SE, Syamsuddin Duddin dan Anggota Komisi III, H.Said Gatta. Turut mendampingi Kepala Desa, Sikkuala, H. Abdul Asistan, Kepala BPP Kec.Cempa, Pemerintah Kecamatan Cempa dan beberapa petani penggarap. (dprd/pinrang/smart)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here