SMARTNEWSCELEBES, PAREPARE – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XII Tingkat Kota Parepare Tahun 2026 resmi dibuka di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Jumat (23/10/2026) sore.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kota Parepare ini diikuti ratusan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dari berbagai wilayah di Kota Parepare.

Pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang menjadi ajang pengembangan bakat, kreativitas, sekaligus pembinaan karakter Islami bagi generasi muda.

Ketua DPD BKPRMI Kota Parepare, Hasanuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa FASI bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi bagi pembinaan santri TK-TPA yang selama ini dilakukan oleh para ustaz dan ustazah.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya membentengi generasi muda dengan nilai-nilai Al-Qur’an guna melahirkan generasi yang saleh dan salehah di Kota Parepare.

“FASI menjadi wadah untuk menggali potensi, bakat, dan kreativitas santri sekaligus menyeleksi peserta terbaik yang akan mewakili Kota Parepare pada FASI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Hasanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Parepare, para ustaz dan ustazah, panitia pelaksana, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti perlombaan dengan semangat, menjunjung tinggi kejujuran, dan menjadikan ajang tersebut sebagai sarana syiar Islam.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra, yang mewakili Wali Kota Parepare, secara resmi membuka kegiatan FASI XII Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Adi Hidayah Saputra menyampaikan bahwa penyelenggaraan FASI tahun ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober.

Ia juga menyoroti sejumlah hal yang menjadi catatan penting dalam pelaksanaan FASI tahun ini. Salah satunya adalah penggunaan Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, sebagai lokasi penyelenggaraan yang disebutnya merupakan pertama kali digunakan untuk kegiatan FASI.

Sebelumnya, kegiatan serupa biasanya dilaksanakan di Masjid Islamic Center, sejumlah masjid besar di Kota Parepare, maupun Masjid Kuliner yang kini difungsikan sebagai Mall Pelayanan Publik.

Selain itu, Adi Hidayah memberikan apresiasi kepada DPD BKPRMI Kota Parepare yang dinilai mampu menjalankan program organisasi secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pendanaan pemerintah.

“Pemerintah Kota Parepare berkomitmen mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia. Namun, dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan tersebut,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa peran orang tua tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan dan pembinaan anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan pembukaan FASI XII Tingkat Kota Parepare turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Parepare H. Jami, Ketua Dewan Pakar DPD BKPRMI Dr. H. Muhammad Saleh, Ketua MPD DPD BKPRMI Ustadz Amir Said, perwakilan Dinas Pendidikan, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Parepare, pengurus DPD BKPRMI, kepala unit TPA, serta para guru mengaji se-Kota Parepare.

Melalui pelaksanaan FASI XII Tahun 2026, Kota Parepare kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun generasi Qurani yang berakhlakul karimah serta siap menjadi penerus pembangunan bangsa di masa depan. (*smartnews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here