
SMARTNEWSCELEBES.COM, BARRU – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melakukan pemantauan langsung pelaksanaan ujian sekolah di SMP Negeri 1 Barru dan SMP Negeri 2 Barru, Senin (6/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses ujian berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Asisten Administrasi Umum, Kasatpol PP, serta jajaran pengurus sekolah.
Saat meninjau sejumlah ruang ujian, Andi Ina juga menyempatkan diri berdialog dengan para siswa. Ia memberikan motivasi agar para peserta ujian tetap tenang, percaya diri, serta mengerjakan soal dengan jujur dan penuh tanggung jawab.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya doa dan restu orang tua sebagai kunci kesuksesan. Menurutnya, dukungan orang tua menjadi kekuatan besar yang dapat membantu siswa menghadapi ujian dengan pikiran jernih.
“Restu dan doa dari orang tua adalah kunci utama dan kekuatan terbesar.
Jika mereka mendoakan, Insya Allah jalan akan dimudahkan dan apa yang sudah dipelajari akan mudah diingat saat ujian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para siswa tidak berhenti berjuang hanya sampai jenjang pendidikan menengah. Bupati mendorong siswa untuk terus melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi dan memiliki cita-cita tinggi.
“Masa depan itu ditentukan dari sekarang. Jangan berhenti hanya sampai SMA atau SMK, tapi teruslah melangkah hingga perguruan tinggi. Apapun cita-cita kalian, semua dimulai dari semangat belajar hari ini,” tambahnya.
Selain itu, Andi Ina turut mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru. Ia menyebut guru sebagai orang tua kedua di sekolah yang harus dihormati dan ditaati.
“Orang tua adalah segalanya. Jika kita berbuat baik kepada mereka, Insya Allah dunia dan akhirat akan kita dapat. Guru di sekolah juga adalah orang tua kedua kita, maka wajib untuk selalu hormat dan sopan kepada mereka,” pesannya.
Di akhir kunjungannya, Bupati berharap para siswa dapat mewujudkan cita-cita mereka melalui kerja keras dan fokus pada pendidikan. Ia menegaskan agar siswa tidak terpengaruh hal-hal yang dapat mengganggu proses belajar.
“Jadikan mimpi itu nyata. Fokus pada pendidikan terlebih dahulu. Kalian masih muda dan memiliki banyak waktu untuk berprestasi. Dengarkan nasihat yang baik, Insya Allah jalan hidup akan dimudahkan dan kalian bisa meraih kesuksesan,” tutupnya. (*smartnews)
















