SMARTNEWSCELEBES.COM, PINRANG – Sebanyak 40 Anggota DPRD Kabupaten Pinrang secara serentak melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing pada 12 hingga 14 Februari 2026. Salah satunya adalah Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pinrang, Supardi, SE, yang menggelar reses di dua titik di Kecamatan Suppa.

Supardi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pinrang melaksanakan reses pertama di Lappa-lappae, Kelurahan Tellumpanua, pada Kamis (12/2/2026).

Sementara reses kedua digelar di Polewali, Kecamatan Suppa, pada Jumat (13/2/2026).

Berbeda dari biasanya, kegiatan reses kali ini diintegrasikan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Langkah tersebut mendapat sambutan dan antusiasme tinggi dari warga Suppa yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memeriksakan kesehatan.

Kegiatan reses dan silaturahmi tersebut turut dihadiri Kepala Kelurahan dan Kepala Desa setempat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan warga.

Dalam arahannya, Supardi menegaskan bahwa reses merupakan wadah resmi bagi anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD.

“Reses ini adalah bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Anggota DPRD Kabupaten Pinrang dalam rangka menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan,” ujar Supardi.

Ia menambahkan, sebagai Ketua Komisi III, dirinya memiliki ruang lingkup tugas yang berkaitan dengan infrastruktur, pengairan, dan pembangunan daerah, sehingga aspirasi masyarakat terkait sektor tersebut akan menjadi perhatian serius.

“Selain kegiatan reses ini yang bertujuan menyerap aspirasi dari masyarakat, kami juga menggelar kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat yaitu pemeriksaan kesehatan secara gratis. Ini bentuk kepedulian Anggota DPRD khususnya dari Fraksi Gerindra kepada masyarakat,” ungkap Supardi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aspirasi warga masih didominasi harapan perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi pertanian. Salah satu tokoh masyarakat Desa Ladea, H. Muh. Thamrin, menyampaikan bahwa selama puluhan tahun petani di Desa Polewali dan sekitarnya tidak lagi menikmati aliran irigasi.

Menurutnya, para petani kini hanya mengandalkan air hujan dengan musim yang tidak menentu. Padahal, sebelumnya saluran irigasi sempat mengalir hingga ke Desa Polewali dan dimanfaatkan oleh petani setempat.

“Melalui kesempatan ini, kami atas nama masyarakat dan petani di Desa Polewali dan sekitarnya memohon kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Anggota DPRD untuk memperhatikan saluran irigasi ini,” ungkap Thamrin.

Selain persoalan irigasi, warga juga mempertanyakan penonaktifan BPJS gratis, sebagaimana disuarakan salah satu tokoh masyarakat, H. M. Sabir. Sementara itu, Hasnah yang mewakili kaum ibu meminta adanya bantuan modal bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Supardi berjanji akan memperjuangkannya sesuai regulasi dan kewenangan yang dimilikinya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pinrang.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Suppa, agar dapat diakomodasi dalam kebijakan dan program pembangunan daerah ke depan. (*smartnews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here