
SMARTNEWSCELEBES.COM, BARRU – – Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan arah baru pembangunan daerah dengan fokus pada pencetakan sumber daya manusia (SDM) berkelas global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Program Pengembangan SDM bersama BREXA Raya Indonesia yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., di Ruang Rapat Pimpinan, Menara MPP Lantai V, Selasa (13/1/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abustan menekankan bahwa kekuatan Barru di masa depan tidak lagi hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, melainkan pada kualitas dan daya saing manusianya.
Menurutnya, pembangunan SDM harus diarahkan agar mampu menjawab tantangan global.
“Hari ini kita bicara masa depan anak-anak Barru. Bukan hanya untuk bekerja di dalam negeri, tetapi untuk menembus pasar kerja global. Dengan kemitraan ini, kita ingin menyiapkan mereka menjadi tenaga profesional yang siap bersaing di Jepang dan dunia internasional,” tegas Abustan.
Ia menyebutkan, kolaborasi dengan BREXA Raya Indonesia merupakan langkah strategis untuk membuka peluang bagi generasi muda Barru memperoleh pekerjaan yang layak, berpenghasilan baik, serta berstandar internasional.
Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memfasilitasi dan mengawal program tersebut agar benar-benar dapat diakses oleh lulusan SMA, SMK, MA, serta generasi produktif di Kabupaten Barru.
Wabup Abustan juga menyampaikan harapannya agar ke depan Kabupaten Barru tidak hanya menjadi penonton dalam arus globalisasi tenaga kerja, melainkan tampil sebagai pemasok tenaga kerja profesional yang mampu membawa nama daerah di panggung dunia.
Sementara itu, Prof. Dr. Hafid Abbas dari BREXA Raya Indonesia menjelaskan bahwa BREXA merupakan bagian dari BREXA Holdings Jepang, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang layanan sumber daya manusia internasional.
BREXA berperan sebagai penghubung tenaga kerja Indonesia dengan pasar kerja Jepang dan sejumlah negara lainnya.
Ia menjelaskan, BREXA menawarkan layanan terintegrasi mulai dari proses rekrutmen dan penempatan kerja, pelatihan dan persiapan kerja global, hingga pendampingan legalitas dan visa. Selain itu, peserta juga dibekali kursus bahasa serta pemahaman budaya kerja dan regulasi negara tujuan.
“Program ini dirancang agar tenaga kerja Indonesia tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memahami budaya kerja dan aturan di negara tempat mereka bekerja,” jelas Prof. Hafid Abbas.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi titik awal sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja internasional dalam mempercepat transformasi kualitas SDM Barru menuju daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing global.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Barru, jajaran perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. (*smartnews)













