
SMARTNEWSCELEBES.COM, BARRU – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Terpadu yang digelar oleh Kerukunan Santri Asal Kabupaten Barru (KESAN AKRAB), Ikatan Alumni DDI (IADI) Kabupaten Barru, dan Pengurus Daerah (PD) DDI Kabupaten Barru. Kegiatan ini berlangsung di Lantai VI Mal Pelayanan Publik (MPP) Barru, Ahad (5/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus memperkuat hubungan antara santri, alumni, serta jajaran pengurus DDI di Kabupaten Barru.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus mendukung pengembangan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, baik dari sisi program maupun fasilitas penunjang.
Menurutnya, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pihak pesantren, termasuk dalam mendukung promosi kegiatan dan program kepada masyarakat.
“Pemerintah Daerah siap membantu dan mendukung apa yang dibutuhkan oleh Pondok Pesantren DDI Mangkoso terkait program-program yang dijalankan. Termasuk pemanfaatan videotron di perempatan Tugu Payung, jika DDI memiliki program atau kegiatan yang ingin dipromosikan, silakan dimanfaatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menilai Pondok Pesantren DDI Mangkoso memiliki peran strategis dalam pembangunan keagamaan di Kabupaten Barru. Pesantren tersebut telah lama menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan ulama, dai, dan tokoh masyarakat yang berkontribusi dalam membina kehidupan keagamaan serta memperkuat akhlak generasi muda.
Kontribusi itu, lanjutnya, tidak hanya terlihat melalui pendidikan formal dan nonformal di lingkungan pesantren, tetapi juga melalui peran aktif para alumni yang tersebar di berbagai wilayah sebagai penggerak dakwah dan pembinaan umat.
Sementara itu, hikmah Halal Bihalal disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Anregurutta Prof Dr H M Faried Wajedy. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran berwakaf sebagai bagian dari amal jariyah yang bernilai keberlanjutan.
Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum Halal Bihalal tidak hanya sebagai ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen dalam mendukung kemajuan umat melalui wakaf dan kontribusi nyata lainnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, pimpinan OPD, tokoh agama, alumni, santri, serta masyarakat umum. Kehadiran berbagai elemen tersebut semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Barru.
Halal Bihalal Terpadu ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pesantren, alumni, dan pemerintah daerah terus terjalin kuat dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan. (*smartnews)
















