
SMARTNEWSCELEBES.COM, PAREPARE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar rapat koordinasi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta sejumlah insan media dalam rangka meningkatkan kapasitas dan memperkuat kelembagaan penyelenggara pemilu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KPU Parepare, Selasa (10/3/2026), dan dihadiri berbagai pihak yang selama ini berperan dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang transparan dan berkualitas.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Ketua KPU Parepare, Muhammad Awal Yanto, didampingi para komisioner KPU serta jajaran sekretariat. Turut hadir Ketua Bawaslu Parepare, Zainal Asnun, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare bersama jajarannya, serta sejumlah wartawan dari media cetak, online, dan televisi.
Ketua KPU Parepare, Muhammad Awal Yanto, mengatakan kegiatan tersebut penting dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan sekaligus bentuk apresiasi kepada media yang selama ini aktif memberitakan kegiatan KPU, terutama pada masa non-tahapan pemilu.
Menurutnya, diskusi terkait kesiapan KPU dalam menghadapi Pemilu 2029 mulai menjadi perhatian berbagai pihak. Karena itu, KPU perlu melakukan sejumlah langkah penguatan sejak dini.
“Karena itu KPU tetap melaksanakan kegiatan secara prosedural. Harapan kita secara substantif bisa terus berkembang dengan melakukan sosialisasi di beberapa segmen masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah langkah persiapan telah dilakukan, di antaranya pemutakhiran data pemilih serta telaah internal yang dilakukan oleh divisi teknis dan divisi internal guna memperkuat kelembagaan. Selain itu, pembaruan berbagai infrastruktur juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan menuju tahapan pemilu.
Awal Yanto menambahkan, tahapan Pemilu 2029 direncanakan mulai pada tahun 2027. Sementara tahun 2026 dimanfaatkan sebagai masa pemantapan berbagai persiapan.
“Kami berharap dukungan dari teman-teman media untuk terus memberitakan kegiatan KPU Parepare. Sekaligus kami memperkenalkan Sekretaris KPU Parepare, Rahmat, yang baru dilantik pada Januari 2026,” katanya.
Sementara itu, Komisioner KPU Parepare Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Ahmad Perdana Putra, menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat terkait kegiatan dan program KPU.
Ia juga berharap media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemilu sehingga sinergi antara KPU dan media semakin kuat serta memberikan dampak positif bagi perkembangan demokrasi.
Hal senada disampaikan komisioner KPU lainnya, yakni Ilham, Kalmasyari, dan Nur Islah. Mereka menegaskan bahwa pemberitaan media sangat membantu dalam memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan dan program KPU Parepare. (*smartnews)
















